Buanglah kami Rakyat -->

Buanglah kami Rakyat

Jumat, 03 Juli 2026, Juli 03, 2026
BUANGLAH KAMI RAKYAT 

Buanglah kami rakyat 
Lempar tubuh renta ini ke ujung dunia  
Hingga peta tak lagi kenal nama Kami rakyat 

Kami tak minta surga.  
Kami tak minta istana.  
Bahkan jika harus tinggal  
Dekat dengan neraka yang baranya menjilat langit  
Kami mau.  
Kami rela.  

Karena neraka masih punya jeda  
Masih ada hening di antara kobar apinya  
Tapi di sini, di tanah kami sendiri  
Hening pun ditembak mati  
Tanpa suara & Nama  Kami Rakyat

Lihat karton tua di tangan bapak ini  
Tulisannya bergetar, bukan karena angin  
Tapi karena takut yang sudah jadi napas  
Takut yang diajarkan setiap malam  
Saat lampu padam bukan karena mati listrik  
Tapi karena harus sembunyi dari bayangan seragam  

Kecewa...  
Kecewa yang tak berani dilantang  
Hanya jadi garis kerut di dahi  
Jadi air mata yang ditahan sebelum jatuh ke tanah  
Karena tanah ini sudah terlalu kenyang menelan darah  
Tanah ini sudah lelah jadi saksi  

Mereka bilang ini demi keamanan  
Tapi anak-anak kami lupa cara tertawa nyaring  
Mereka bilang ini demi kedamaian  
Tapi ibu-ibu kami lupa cara tidur tanpa dekap  
Mereka bilang ini demi NKRI  
Tapi kami,Lupa cara merasa aman di rumah sendiri  

Jadi buanglah kami Rakyat 
Ke ujung dunia, ke pulau yang tak ada di peta  
Ke lembah yang tak ada sinyal, tak ada berita  
Ke tempat di mana suara tembakan  
Kalah keras dengan suara jangkrik malam  

Asalkan tidak ada TNI Polri di sana...  
Asalkan cucu kami boleh berlari tanpa menghitung detik  
Asalkan ladang boleh digarap tanpa takut jadi medan  
Asalkan Berkebun Bisa Bebas
Asalkan kematian datang karena usia, bukan karena salah alamat peluru  

Kami bukan pemberontak  
Kami hanya petani, penenun, penjaga hutan  
Kami hanya ingin pagi yang tak dimulai dengan lari  
Malam yang tak diakhiri dengan doa terakhir  

Jika dunia tuli, biarlah kami dibuang  
Jika keadilan jauh, biarlah kami ke neraka  
Asal neraka itu tak berseragam  
Asal neraka itu tak membawa senjata  
Asal di sana kami boleh mati  
Sebagai manusia, bukan sebagai "kollateral damage"  

#SaveIntanJaya  
#IntanJayaDaruratMiliter
#PapuaBerdarah

TerPopuler